February 26, 2010

Bulan Madu di Madu Bulan [oleh Syaiful Alim]

Bulan Madu di Madu Bulan
                                           oleh Syaiful Alim


“eva, surga sudah tak layak lagi jadi ranjang malam-malam pengantin.


cinta ini makin membesar, membentuk balon raksasa.”



“adam, lalu kemana dan dimana kita menghabiskan manis bulan madu

mungkin ada surga lain yang lebih licin dan lilin?”



“bagaimana jika kita menuju madu bulan

muda ruang, riang raung, gaung lebah agung?”



“sayang, lalu bagaimana dengan surga, pohon khuldi, ular, iblis,

malaikat, dan tuhan? apakah kita biarkan mereka menangis?”



“sayang, mari kita terbang dari sini,

kita sebentar lagi juga dibuang ke bumi”




Khartoum, Sudan, 5 Februari 2010.

1 comment:

Unknown said...

ustd itu cerpen yg d lmbakan???
by. your child